selalu ingin belajar dari masa lalu, sekarang dan untuk nanti

Archive for Mei, 2008


finally it happens

aku berada pada titik terendah dalam hidupku
phk dari kantorpun terasa hanya jadi garam secukupnya dalam masakan
paling tidak saat itu inilah yang dirasakan
dan tidak mau ada kesempatan untuk yang lebih rendah lagi

aku terjerembat dalam lubang dalam
tak ada titian anak tangga yang membantuku naik
tapi bukan berarti tak ada jalan ke atas
tak ada tangan yang mengulur atau sekedar mengulurkan tali
tapi bukan berarti tak bisa kuusahakan

gelap sekali lubang ini
hening, mencekam
sakitnya tiba-tiba kurasakan
tak ada tetesan air seperti kebanyakan lubang atau goa yang kukenal
hanya diam, begitu lama

sepertinya aku sakit
tapi tak tahu jenis apa
sepertinya ini hanya goresan kecil
akibat kemarin aku bermain di belukar
pastilah duri-duri itu

hey kamu yang di sana
punyakah kamu penawarnya?
bisakah dibagi denganku?
tapi aku saat ini belum punya apa-apa sebagai kompensasinya
hanya sedikit janji untuk dijaga

wassalam

intinya sih cuma “takana jo kampuang”

“kamu orang padang ya?”
“iya pak”
“padangnya dimana?”
(kalau dijawab aia tawa memang bpk tahu?)
“hmmm …”
“ada kenalan di padang pak?”
“teman saya ada juga orang padang, dia dari bukittinggi”
“ooo … saya di padang kota pak”

kenapa orang (di rantau) selalu merepresentasikan kalau semua orang minang, sumatera barat disatukan jadi orang padang ya?

kalau gw sih ok aja, secara memang orang padang (kota). tapi kan saudara2 yang dari pariaman, bukittinggi, solok, dll ga semua bisa menerima ini.

kecuali yang memang sudah terbiasa (lama tinggal di rantau), paling ga sudah mengertilah …
bahwa padang yang dimaksud adalah sumatera barat. kebanyakan juga mereka lebih suka disebut orang minang.

Sementara minang merupakan suku bangsa pribumi dan mayoritas di sumatera barat. just fyi, 100% orang minang adalah muslim, kenapa begitu? karena meskipun seseorang dari keturunan minangkabau dan beragama non-muslim, secara otomatis dia keluar (tidak dianggap) sebagai orang minang lagi. adat minang adalah “adat basandi sarak (agama), sarak baandi kitabullah (alquran)”

orang sumbar belum tentu orang minang. karena di sumbar juga banyak orang jawa, sunda, batak, china, mentawai, dll. begitu juga sebaliknya, orang minang belum tentu juga orang sumbar. karena banyak perantau minang yang telah menetap dan menjadi warga di daerah lain di seluruh indonesia bahkan di luar negeri.

tapi yang membuat bangga adalah betapa bangganya setiap orang minang itu menjawab pertanyaan: “kamu asli mana?” atau “kampung kamu dimana?”
berbagai persatuan, perkumpulan dibentuk untuk mempererat silaturrahim. semua tentu demi kemajuan kampung halaman.

tapi betapa terkejutnya kita saat berita di televisi menyiarkan pertikaian warga antar nagari di ranah tercinta itu. masalahnya perebutan tanah kaum. memang dari dulu sampai sekarang sumatera barat adalah provinsi dengan tingkat sengketa tanah tertinggi di indonesia. adanya sistem hukum adat akan harta pusaka tinggi dan rendah, termasuk didalamnya masalah tanah kaum sepertinya bisa menjadi alasan yg kuat untuk terjadinya suatu sengketa. bahkan dengan saudara atau keluarga sendiri, apalagi dengan kaum dari nagari berbeda.

Ya 4JJI, semoga apa yang terjadi di Solok bisa terselesaikan dengan damai. berikanlah kesabaran dan kebesaran hati kepada kami, amin

wassalam

end of this season

:(
sadly i tell u that i am so upset, but it’s only game and nothing runs as you want.
it’s ok to be a little broken, everybody is broken in this life.

tapi apa yang ditunjukan oleh teman-teman anfields gank sungguh sangatlah membanggakan. orang bilang kalahnya dengan terhomat.

sayang, chelsea seperti sudah langsung “tepok dada”. untuk ukuran final, laga 90 menit masih panjang mannn … perayaan berlebihan om AG dan striker DD yang bilang RAfa is a Looser adalah kesalahan fataL. ingat karma!!!

padahal gw mau chelsea loh yang menang nantinya. ahh liat ntar ajalah …

Sepertinya inilah yang membuat myliv kalah. papa RAfa terlalu banyak bicara di media, untung aja ada sedikit cover dari kalemnya StevieG.
well aniwei, tekad untuk lebih baik di musim berikutnya pasti sudah dicanangkan. so, what are we waiting for?

wassalam